Friday, April 28, 2017

Sergio Ramos Bunuh Diri, Zidane Membelanya

Sergio Ramos Bunuh Diri, Zidane Membelanya
Sergio Ramos Bunuh Diri, Zidane Membelanya

Real Madrid kebobolan dua gol dalam 10 menit paling akhir pertandingan. Zidane mengaku kalau kehilangan konsentrasi mengakibatkan timnya kehilangan tiga poin.

Los Blancos seakan-akan bakal perpanjang rentetan tidak terkalahkan mereka jadi 41 kompetisi sesudah Cristiano Ronaldo cetak gol dari titik penalti pada menit 67, namun satu gol bunuh diri Sergio Ramos serta gol pemenang menit akhir dari Stevan Jovetic berikan Sevilla kemenangan 2-1.

Hasil ini bermakna pasukan Jorge Sampaoli memantapkan posisi ke-2 mereka pada klassemen Liga Spanyol, sesaat Real Madrid tetaplah ada di puncak dengan kelebihan cuma satu poin, walau mempunyai satu kompetisi di tangan.

“Kami enjoy sepanjang lima menit serta itu telah cukup untuk membiarkan kemenangan hilang dari tangan kami, ” kata Zidane pada wartawan sesudah peluit akhir.

“Sulit untuk menduga-duga bagaimana permainan ini bakal selesai, namun tersebut sepak bola serta kami mesti terima akhirnya. Kami bakal memakai ini sebagai motivasi untuk kompetisi kami selanjutnya. ”

Prancis itu juga di tanyai mengenai keputusannya untuk memakai formasi 3-5-2 dengan tiga bek tengah. “Secara pribadi, saya fikir kami bermain dengan kepribadian yang hebat dengan tiga bek tengah, serta saya suka dengan seberapa keras pemain lain bekerja, ” tuturnya. “Kami sukses dengan baik sepanjang 85 menit, namun kehilangan konsentrasi sepanjang lima menit yang lain. ”

Kekalahan itu bermakna rentetan tidak terkalahkan Real akan tidak jadi bertambah diluar 40, namun sang pelatih berumur 44-tahun itu berkata : “Ini logis kalau satu hari rentetan tidak terkalahkan itu bakal selesai. Saya senantiasa menyampaikan kalau musim ini bakal jadi begitu susah hingga akhir, ” tuturnya.

Sesaat masalah gol bunuh diri Sergio Ramos “Saya bangga pada kapten kami. Dia memainkan permainan yang hebat, serta gol bunuh diri mungkin berlangsung dalam sepak bola. Dia tunjukkan kepribadian yang hebat, ” kata bos Perancis itu.

“Sevilla tunjukkan kalau mereka yaitu kompetitor gelar juara La Liga. Untuk kami, kami terluka karna kekalahan tak pernah mengasyikkan, namun kami bakal mengkaji kemampuan kami serta lihat yang butuh diperbaiki. ”